PADANG, 17 Agustus 2026 – Universitas Ekasakti (UNES) hari ini, Senin, 17 Agustus 2026, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan upacara bendera khidmat dan serangkaian kegiatan edukatif yang mengusung tema ganda: menguatkan semangat nasionalisme dan menegaskan komitmen pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan kampus. Perayaan yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika ini menjadi momentum strategis bagi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Ekasakti untuk menyuarakan pentingnya kemerdekaan yang sejati, yakni merdeka dari segala bentuk kekerasan.
Peringatan HUT RI ke-81 ini bukan hanya sekadar seremoni rutin, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang makna kemerdekaan di era modern. Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd., dalam pidatonya menyampaikan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus dimanifestasikan dalam bentuk kontribusi nyata untuk membangun bangsa, termasuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Refleksi Kemerdekaan: Merdeka dari Kekerasan
Peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2026 ini jatuh pada hari Senin, memberikan nuansa awal pekan yang penuh semangat dan dedikasi. Universitas Ekasakti memilih untuk mengintegrasikan semangat kemerdekaan dengan misi utama Satgas PPKPT. Ketua Satgas PPKPT Universitas Ekasakti, Yessy Marzona, S.Pd., M.Pd., menjelaskan relevansi peringatan ini dengan agenda anti-kekerasan.
“Kemerdekaan sejati berarti kebebasan dari penindasan, baik fisik maupun psikologis. Di kampus, kita harus memastikan bahwa setiap individu, mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan, merasa aman dan bebas dari ancaman kekerasan. Ini adalah esensi dari mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan kita. Satgas PPKPT berkomitmen penuh untuk mewujudkan kampus yang merdeka dari kekerasan,” ujar Yessy Marzona, S.Pd., M.Pd., dalam sesi diskusi setelah upacara.
Konsep kemerdekaan yang meluas dari penjajahan fisik hingga kebebasan dari kekerasan personal menjadi inti pesan yang disampaikan dalam berbagai forum di UNES. Mahasiswa diajak untuk memahami bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang bendera yang berkibar, tetapi juga tentang hak setiap individu untuk berkembang tanpa rasa takut, tanpa diskriminasi, dan tanpa ancaman kekerasan.
Peran Strategis Satgas PPKPT dalam Mengisi Kemerdekaan
Satgas PPKPT Universitas Ekasakti telah menjalankan berbagai program inovatif untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, Satgas telah aktif dalam:
- Sosialisasi dan Edukasi Komprehensif: Mengadakan seminar, lokakarya, dan kampanye daring maupun luring tentang pencegahan kekerasan seksual, perundungan, dan diskriminasi di lingkungan kampus.
- Pembentukan Kanal Pelaporan Aman: Menyediakan platform pelaporan yang mudah diakses, rahasia, dan terpercaya bagi korban atau saksi kekerasan.
- Pengembangan Modul Pelatihan: Melatih dosen, staf, dan perwakilan mahasiswa sebagai agen perubahan (peer educator) untuk menyebarkan kesadaran anti-kekerasan.
- Kerja Sama Antar Lembaga: Berkolaborasi dengan lembaga hukum dan psikolog profesional untuk penanganan kasus yang melibatkan kekerasan.
Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk tidak hanya menanggapi insiden kekerasan, tetapi juga untuk membangun budaya kampus yang preventif, di mana setiap anggota civitas akademika memiliki kesadaran dan tanggung jawab kolektif untuk menjaga lingkungan yang aman dan saling menghargai. Kemandirian berpikir dan kebebasan berekspresi, yang merupakan pilar utama pendidikan, hanya dapat tumbuh subur dalam atmosfer yang bebas dari intimidasi dan kekerasan.
Semangat Nasionalisme dan Inovasi untuk Indonesia Maju
Selain fokus pada isu kekerasan, perayaan HUT RI ke-81 di UNES juga diwarnai dengan berbagai kegiatan yang membangkitkan semangat nasionalisme dan inovasi. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan meliputi:
- Lomba Inovasi Mahasiswa: Menggali potensi mahasiswa dalam menciptakan solusi kreatif untuk permasalahan bangsa, sejalan dengan semangat kemerdekaan untuk maju dan mandiri.
- Diskusi Publik: Mengangkat tema “Peran Generasi Muda dalam Menjaga Kebhinnekaan dan Mencegah Perpecahan” dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang.
- Pameran Karya Seni dan Budaya: Menampilkan kekayaan budaya Indonesia serta karya-karya seni mahasiswa yang merefleksikan semangat perjuangan dan identitas bangsa.
- Bakti Sosial: Wujud nyata kepedulian civitas akademika terhadap masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa kemerdekaan juga berarti berbagi dan melayani.
Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd., dalam pidatonya juga menekankan pentingnya peran universitas sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial yang tinggi. “Kita harus memastikan bahwa semangat kemerdekaan yang kita rayakan setiap tahun ini tidak hanya berhenti pada upacara, tetapi meresap ke dalam setiap sendi kehidupan kampus dan menjadi landasan bagi setiap tindakan kita,” tegasnya.
Membangun Masa Depan yang Lebih Baik
Perayaan HUT RI ke-81 di Universitas Ekasakti pada 17 Agustus 2026 ini menjadi pengingat kuat bahwa kemerdekaan adalah sebuah proses yang berkelanjutan. Proses ini memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga pendidikan tinggi, untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan bebas dari segala bentuk penindasan. Dengan semangat nasionalisme yang membara dan komitmen anti-kekerasan yang tak tergoyahkan, Universitas Ekasakti bertekad untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik, di mana setiap individu dapat meraih potensi penuhnya dalam lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui sinergi antara semangat patriotisme dan upaya pencegahan kekerasan, UNES menunjukkan bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan perubahan positif yang fundamental. Kemerdekaan adalah hak asasi, dan kebebasan dari kekerasan adalah fondasi dari kemerdekaan itu sendiri. Satgas PPKPT Universitas Ekasakti akan terus berdiri tegak sebagai pelindung nilai-nilai tersebut, memastikan bahwa setiap langkah di kampus ini adalah langkah menuju Indonesia yang lebih merdeka dan berkeadilan.